(Disarikan dari Kitab Arbain Nawawi yang di Tahqiq oleh Imam Daqiq Ied)
Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahirabbil alamin. Asyhadu an la ilaha illa allah. Wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah. Amma Ba’du:
Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib, Ibnu Mas’ud, Muadz bin Jabal, Abi Darda’, Abu Hurairah, Ibnu Umar, Ibnu Abbas, Anas bin Malik, dll bahwa Rasulullah Saw bersabda:
مَنْ حَفِظَ عَلَى أُمَّتِيْ أَرْبَعِيْنَ حَدِيْثًا مِنْ أَمْرِ دِيْنِهَا بَعَثَهُ اللهُ تَعَالَى يَوْمَ اْلقِيَامَةِ فِيْ زُمْرَةِ اْلفُقَهَاءِ وَاْلعُلَمَاءِ
Artinya:
Barang siapa dari umatku yang menghafal/ menjaga 40 hadis dari perkara-perkara Agamanya, Allah akan membangkitkanya di hari kiamat dalam barisan para ulama.
Diriwayatkan dalam hadis lain:
“dibangkitkan oleh Allah sebagai fuqaha dan orang alim“
Dalam riwayat Abi Darda: “Aku (Rasulullah) akan menjadi pemberi syafaat dan juga saksi baginya di hari kiamat.”
Dalam riwayat Ibnu Mas’ud: “Akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki.”
Dalam Riwayat Ibnu Umar: “ditulis sebagai bagian dari Ulama, dan akan dibangkitan dalam golongan para Syuhada”
Ada begitu banyak hadis menjelaskan keutamaan bagi mereka yang menghafal/ mengamalkan hadis arbain. Meskipun begitu, perlu diketahui bahwa seluruh hadis di atas pada dasarnya adalah hadis dhaif yang memiliki jalur sanad yang begitu banyak.
Lalu bagaimana pendapat ulama dalam hal mengamalkan hadis dhaif?
Ulama bersepakat bahwa mengamalkan hadis dhaif dalam hal “keutamaan amal” (fadhilatul amal) adalah suatu hal yang diperbolehkan. Oleh karenanya, banyak ulama yang kemudian mencoba mengumpulkan 40 hadis dalam berbagai genre sebagai bentuk pengamalan dari hadis di atas.
Ada nama-nama seperti Abdullah bin Mubarak, Muhammad bin Aslam al-Tusi, Hasan bin Sofyan an-Nasai, Daruquthni, Hakim, Abu Bakr al-Baihaqi, dan masih banyak lainya. Ada yang mencoba merangkai 40 hadis tentang Jihad, Ushuludin, Zuhud, Adab, dll. Adapun dalam Kitab ini Imam Nawawi mencoba merangkai 40-an hadis dari semua bab. Semua hadis yang tertulis disini, menjadi sebuah pondasi dan kaidah penting dalam beragama. Ada yang menyifati salah satu hadis sebagai inti Islam, atau setengah dari ajaran Islam, sepertiga ajaran Islam, dsb. Seluruh hadis yang ada disini ada dalam derajat sahih, yang sebagian besarnya ada dalam Kitab Bukhari Muslim.
Meskipun begitu hadis tentang keutamaan “hadis arbain’ ini bukan menjadi inti hujjah Imam Nawawi mengumpulkan Hadis Arbain. Hujjah utama Imam Nawawi adalah hadis berikut:
لِيُبَلِّغَ الشَّاهِدُ مِنْكُمُ اْلَغائِبَ
“Hendaklah orang yang hadir di antara kalian menyampaikan kepada orang yang tidak hadir.”
Dan berdasarkan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مَقَالَتِي فَوَعَاهَا فَأَدَّاهَا كَمَا سَمِعَهَا
“Semoga Allah membaguskan wajah seorang yang mendengar ucapanku kemudian dia menghafal dan memahaminya lantas menunaikannya (menyampaikannya) sebagaimana dia mendengarnya.
Dan semoga seluruh hadis ini bisa bermanfaat untuk kita semua dan kita doakan semoga mushannif mendapat Ridha dari Allah swt di dunia dan akhirat.








